Aku dan Sesal

Maaf. Malam tadi, aku menyadari. Lalu, pagi ini ku akui bahwa aku pun miliki rasa yang sama. Maaf, hal ini begitu rumit bagiku. Dan maaf, aku mungkin adalah figur antagonis yang terkesan memberimu harap lalu meninggalkan.

Aku membutuhkan seorang untuk bicara, dan aku menemukan kebutuhanku di dirimu. Hari ini aku juga menyadari bahwa betapa egoisnya diriku. 

Aku juga menyukaimu. Amat menyukaimu. Sebelum ini aku tidak menyadarinya. Mungkin sudah terlambat. Maaf, aku baru terbangun dari tidurku. 

Komentar